Menu

Biogas Berbasis Eceng Gondok

Program pemberdayaan masyarakat melalui pemanfaatan eceng gondok menjadi biogas dengan tema Desa Lestari Bercahaya PT. PJB BPWC bekerja sama dengan SUN Foundation telah diimplementasikan pada Mei hingga Agustus 2016 dengan tempat pelaksanaan berada di ring 1 PT. PJB BPWC.
Program ini dibuat untuk menjadi salah satu solusi PT. PJB BPWC dalam upaya menanggulangi permasalahan gulma eceng gondok yang berada di Waduk Cirata. Dengan meledaknya populasi eceng gondok ini, tentu berdampak negatif bagi perusahaan dimana debit air akan terhambat dan juga menyebabkan terjadinya pendangkalan waduk. Selain itu gulma tersebut merugikan masyarakat yang menggantungkan kehidupannya dari Waduk Cirata.

 

Biogas Content
Eceng gondok (Eicchornia crassipes) merupakan jenis gulma yang mengandung banyak hemiselulosa yang dapat digunakan untuk bahan bakar alternatif. Eceng gondok dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, bahan kerajinan, pupuk, dan yang menarik adalah eceng gondok juga dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan biogas. Pemanfaatan eceng gondok sebagai bahan baku biogas dikarenakan memiliki kandungan 43% hemiselulosa dan selulosa sebesar 17%. Hemiselulosa akan dihidrolisis menjadi glukosa oleh bakteri melalui proses anaerobic digestion, yang akan menghasilkan gas metan (CH4) dan karbondioksida (CO2) sebagai biogas. Pada tahapan ini konsep pemberdayaan masyarakat dengan memanfaatkan eceng gondok dapat diterapkan oleh perusahaan sebagai bentuk kepedulian sosial untuk menunjang perekonomian masyarakat disekitar perusahaan.

 

Share this Post!
  TOP
Open chat