Menu

Prihatin kondisi bantaran sungai Bekasi, SUN & AQUA bangun akses air bersih dan sanitasi

Air bersih dan sanitasi merupakan kebutuhan dasar manusia. Salah satu poin dalam Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke 6 pada sektor lingkungan hidup adalah memastikan masyarakat mencapai akses universal air bersih dan sanitasi. Bank Dunia pada 2014 mengingatkan 780 juta orang tidak memiliki akses air bersih dan lebih dari 2 miliar penduduk bumi tidak memiliki akses terhadap sanitasi. Akibatnya ribuan nyawa melayang tiap hari dan kerugian materi hingga 7 persen dari PDB dunia. Indonesia yang dua per tiga wilayahnya adalah perairan tak lantas lepas dari persoalan ini. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik 2013, hanya 67 persen masyarakat Indonesia yang mendapat layanan air bersih dan 59 persen mendapatkan sanitasi layak.

Pada pilar ke empat Danone (AQUA Lestari) yaitu pelibatan dan pemberdayaan masyarakat terutama merencanakan program Water Access & Sanitation Hygiene (WASH) terintegrasi di (Ring 1 Pabrik). Program ini dilaksanakan dengan pendekatan yang terintegrasi dan mengedepankan kerjasama stakeholder terkait. Karena itulah Senyum untuk Negeri Bersama AQUA melakukan kolaborasi dalam program WASH 2020 dalam rangka peningkatan akses air bersih dan sanitasi tentunya yang sangat tepat dilakukan demi menjaga terjalinnya Kerjasama yang baik antara perusahaan dengan masyarakat sekitar.

Dalam penunjukan wilayah titik pembangunan septicktank dalam program WASH 2020 Support ODF (Bebas Buang Air Besar Sembarangan) ini dilakukan di daerah RW 07 Kel. Medan Satria Kec. Medan Satria Kota Bekasi dikarenakan hasil dari riset IUWASH menyatakan bahwa masyarakat tersebut masih melakukan kegiatan buang air besar secara sembarangan dikarenakan masyarakat tersebut tidak memiliki akses sanitasi yang baik, dalam hal ini tidak mempunyai septicktank.

Pembangunan 3 titik septicktank ini dilakukan di 3 titik berbeda yaitu di RT 1 septicktank dengan kapasitas 600 liter, di RT 4 septicktank dengan kapasitas 1000 liter dan di RT 4 serta RT 5 septicktank dengan kapasitas 3000 liter. Berdasarkan data penerima manfaat bahwa telah diselesaikan permasalahan 5 KK dari 137 KK yang melakukan buang air besar secara tertutup tetapi belum layak dikarenakan aliran pipa pembuangan tersebut masih kearah selokan disekitar lingkungan warga RW 07 dan 4 KK selanjutnya merupakan warga yang tidak mempunyai tempat pembuangan air besar dan sebelumnya masih menumpang kepada warga yang memiliki tempat pembuangan air besar tetapi belum layak. Dari data yang diperoleh dengan terlaksananya program ini, telah mengurangi jumlah warga yang belum memiliki tempat pembuangan air besar dari 24 KK yang tidak memiliki sehingga saat ini tersisa 20 KK. (hmd)

Share this Post!

About the Author : SUN


0 Comment

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Related post

  TOP
Open chat